Resort wear terlihat mudah karena ia mengikuti satu rumus. Satu busana bermotif, sisanya polos, dan tak ada yang perlu terus dibetulkan. Kuasai rumusnya, dan berpakaian saat liburan cuma butuh empat detik.
Satu busana bermotif, sisanya polos — seluruh rumusnya dalam satu kalimat.
Aturan yang mengerjakan semuanya
Kemejanya adalah tampilannya. Semua yang lain ada untuk tidak menghalanginya: celana pendek polos, celana panjang polos, sepatu polos, tanpa motif yang bersaing.
Hampir semua tampilan resort yang gagal, gagal karena ada dua hal yang saling bersaing. Cukupkan satu.
Lima padu padan yang selalu berhasil
Terbuka di atas kaus putih, dengan celana pendek. Pilihan bakunya. Terbaca disengaja, bukan asal, dan berhasil dari sarapan sampai sore.
Dikancingkan, dengan celana linen. Versi malam dari kemeja yang sama. Tambahkan loafers dan ia layak di restoran resort mana pun.
Dikancingkan, dengan celana pendek rapi dan sneakers bersih. Smart casual di cuaca panas, dan padu padan paling banyak difoto di kategori ini.
Terbuka di atas kaus hitam, dengan celana gelap. Mengubah kemeja cerah menjadi lebih dekat ke busana malam.
Dipakai sendiri, lengan apa adanya, dengan celana renang. Kolam dan pantai. Tak perlu tambahan apa pun.
Dikancingkan dengan celana panjang — kemeja yang sama, naik satu tingkat.
Sepatu yang menentukan tingkatnya
Sandal — sepenuhnya santai, untuk pantai dan kolam.
Sneakers putih bersih — pilihan teraman sepanjang hari, dan yang membuat batik terbaca modern.
Loafers atau espadrilles — untuk makan malam, tanpa terlihat berusaha terlalu keras.
Sepatu kulit formal — jangan. Ia benar-benar melawan kemejanya.
Menjaga proporsinya
Kemeja santai menuntut bagian bawah tetap terkendali, kalau tidak seluruh siluetnya kehilangan bentuk.
Kemeja santai, celana yang lebih ramping. Longgar di atas, rapi di bawah.
Jaga celana pendek di sekitar lutut. Lebih panjang dari itu, proporsinya runtuh.
Ujung badan di tengah pinggul, dikeluarkan. Begitulah potongannya diasumsikan — lihat panduan ukuran kami.
Lengan apa adanya. Lengan pendek pada kemeja santai sudah pas panjangnya; melipatnya justru menambah bulk.
Berbusana resort menghargai kesederhanaan. Kacamata hitam, jam tangan atau gelang sederhana, dan itu saja daftarnya. Kalung bertumpuk dan topi bermotif mengembalikan Anda ke persaingan motif.
Kalau ingin satu unsur lagi, pilih tekstur ketimbang motif — ikat pinggang anyaman atau topi jerami berwarna polos.
Tiga kesalahan yang layak dihindari
Dua motif. Kemeja bermotif dengan celana bermotif adalah kesalahan yang paling umum.
Memasukkan kemeja santai ke celana pendek. Ia melawan potongannya dan menggumpal di pinggang.
Terlalu banyak aksesori. Kemejanya sudah mengerjakan tugasnya.
Kesederhanaan di semua bagian lain itulah yang membuat kemeja berani berhasil.
Pertanyaan yang sering diajukan
Bagaimana memadukan kemeja resort?
Satu busana bermotif, sisanya polos. Terbuka di atas kaus untuk siang, dikancingkan dengan celana panjang untuk malam.
Bolehkah kemeja bermotif dengan celana bermotif?
Jangan. Dua motif saling bersaing. Cukupkan motif pada satu bagian saja.
Apakah kemeja resort perlu dimasukkan?
Tidak, kalau potongannya santai. Ia dirancang dikeluarkan dengan ujung badan di tengah pinggul.
Sepatu apa yang cocok untuk resort wear?
Sneakers putih bersih untuk siang, loafers atau espadrilles untuk makan malam, sandal untuk pantai. Bukan sepatu kulit formal.
Bagaimana membawa kemeja resort dari siang ke malam?
Kancingkan, ganti ke celana panjang, dan tukar ke loafers.
Ringkasnya
Satu motif, sisanya polos, longgar di atas dan rapi di bawah, dan biarkan sepatunya yang menentukan tingkatnya.
Resort Wear: Lima Gaya yang Mudah
Resort wear terlihat mudah karena ia mengikuti satu rumus. Satu busana bermotif, sisanya polos, dan tak ada yang perlu terus dibetulkan. Kuasai rumusnya, dan berpakaian saat liburan cuma butuh empat detik.
Aturan yang mengerjakan semuanya
Kemejanya adalah tampilannya. Semua yang lain ada untuk tidak menghalanginya: celana pendek polos, celana panjang polos, sepatu polos, tanpa motif yang bersaing.
Hampir semua tampilan resort yang gagal, gagal karena ada dua hal yang saling bersaing. Cukupkan satu.
Lima padu padan yang selalu berhasil
Sepatu yang menentukan tingkatnya
Menjaga proporsinya
Kemeja santai menuntut bagian bawah tetap terkendali, kalau tidak seluruh siluetnya kehilangan bentuk.
Aksesori, seperlunya
Berbusana resort menghargai kesederhanaan. Kacamata hitam, jam tangan atau gelang sederhana, dan itu saja daftarnya. Kalung bertumpuk dan topi bermotif mengembalikan Anda ke persaingan motif.
Kalau ingin satu unsur lagi, pilih tekstur ketimbang motif — ikat pinggang anyaman atau topi jerami berwarna polos.
Tiga kesalahan yang layak dihindari
Pertanyaan yang sering diajukan
Bagaimana memadukan kemeja resort?
Satu busana bermotif, sisanya polos. Terbuka di atas kaus untuk siang, dikancingkan dengan celana panjang untuk malam.
Bolehkah kemeja bermotif dengan celana bermotif?
Jangan. Dua motif saling bersaing. Cukupkan motif pada satu bagian saja.
Apakah kemeja resort perlu dimasukkan?
Tidak, kalau potongannya santai. Ia dirancang dikeluarkan dengan ujung badan di tengah pinggul.
Sepatu apa yang cocok untuk resort wear?
Sneakers putih bersih untuk siang, loafers atau espadrilles untuk makan malam, sandal untuk pantai. Bukan sepatu kulit formal.
Bagaimana membawa kemeja resort dari siang ke malam?
Kancingkan, ganti ke celana panjang, dan tukar ke loafers.
Ringkasnya
Satu motif, sisanya polos, longgar di atas dan rapi di bawah, dan biarkan sepatunya yang menentukan tingkatnya.
Jelajahi Lohara, atau lihat panduan pantai kami.